You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
23.000 Kartu Indonesia Sehat Diberikan Pada Warga Jakut
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

23 Ribu Kartu Indonesia Sehat Didistribusikan ke Warga Jakut

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyerahkan 23.000 Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada 31 lurah di Jakarta Utara di ruang VIP Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Kami targetkan pendistribusian KIS pada warga sampai 30 November 2015

 

Asisten Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara, Rusdiyanto berharap, lurah segera mendistribusikan KIS tersebut kepada wargana yang berhak. 

Kelurahan Pondok Kelapa Bagikan KIS ke Warga

“Kami targetkan pendistribusian KIS pada warga sampai 30 November 2015. Untuk itu, para lurah saya minta agar secepatnya mendisribusikan ke warga," ujar Rusdiyanto, usai penyerahan KIS, Jumat (13/11).

Penyerahan 23.000 KIS untuk warga Jakarta Utara ini, sambung Rusdiyanto, merupakan tahap kedua. Tahap pertama dilakukan Oktober 2015, sebanyak 7.300 KIS yang 93 persennya berhasil didistribusikan pada warga.

“Sisanya sebanyak tujuh persen tidak dapat didistribusikan, karena warganya pindah alamat atau tempat tinggal, meninggal dan telah memiliki kartu BPJS sendiri dari perusahaan,” tutur Rusdiyanto.

Dari 31 kelurahan di Jakarta Utara, Kelurahan Pluit paling sedikit mendapat KIS, yaitu 19 KK. Paling banyak  Kelurahan Penjaringan sebanyak 939 KK atau 2.676 jiwa. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati